📋 Daftar Materi
Keuangan Usaha dan Pembiayaan
00:00
01
Modul 05

Keuangan Usaha & Pembiayaan

Mengklasifikasikan komponen biaya tetap & variabel, menghitung titik impas BEP, efisiensi modal ROI, serta merancang arus kas.

Modul 05 - Akuntansi & Finance
02
Modul 05

Klasifikasi Biaya Usaha

Wirausaha wajib mencatat pengeluaran berdasarkan keterkaitannya dengan volume output:

Biaya Tetap (Fixed Cost)

Biaya yang total pengeluarannya konstan dan tidak berubah, terlepas dari berapapun unit barang yang diproduksi. Contoh: Uang sewa gedung toko bulanan, asuransi, penyusutan alat, gaji karyawan tetap.

Biaya Variabel (Variable Cost)

Biaya yang totalnya naik-turun secara linear berbanding lurus dengan jumlah unit produk yang dibuat. Contoh: Bahan mentah, kantong kemasan plastik, listrik mesin produksi, komisi sales.

03
Modul 05

Analisis Titik Impas (Break Even Point)

BEP adalah titik di mana total nilai pendapatan usaha bernilai persis sama dengan total biaya yang dikeluarkan (laba = nol).

Rumus Perhitungan BEP Unit:

BEP (Unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit - Biaya Variabel per Unit)

Selisih antara *Harga Jual* dan *Biaya Variabel per Unit* disebut juga **Margin Kontribusi per Unit**. Setiap penjualan unit di atas jumlah BEP akan langsung menyumbang laba bersih usaha.

04
Modul 05

Return on Investment (ROI) & Modal

Mengukur kinerja dan efisiensi modal investasi awal yang ditanamkan:

Efisiensi Investasi (ROI)

Rasio keuntungan bersih dibanding pengeluaran investasi.

Rumus:
ROI = (Laba Bersih / Total Investasi Awal) x 100%

Depresiasi Aset (Penyusutan)

Pengalokasian biaya penurunan nilai manfaat aset fisik (komputer/mesin) akibat umur pakai. Diperlukan untuk menyiapkan dana pengganti alat baru.

05
Modul 05

Manajemen Arus Kas (Cash Flow)

Arus kas adalah laporan keluar-masuknya uang tunai riil perusahaan. Usaha dengan pembukuan laba kertas bisa gulung tikar jika mengalami krisis likuiditas kas.

Cash Inflow (Uang Masuk)

Penjualan tunai harian, pencairan piutang pelanggan, modal investasi eksternal.

Cash Outflow (Uang Keluar)

Belanja bahan baku, bayar listrik, sewa gedung, bayar pajak, angsuran bank.

Dana Cadangan Darurat

Saldo kas cair minimal untuk menutupi biaya operasional jika terjadi krisis.

06
Modul 05

Sumber Pendanaan Usaha

Cara memperoleh modal kerja untuk memulai atau mengekspansi skala usaha:

1. Bootstrapping

Mengandalkan dana mandiri/tabungan pendiri dan menahan laba usaha tahun-tahun awal untuk membiayai operasional.

2. Debt Financing

Memperoleh modal lewat pinjaman (kredit bank, kerabat, leasing). Wajib dibayar kembali beserta bunga secara berkala.

3. Equity Financing

Mendapatkan dana segar dengan melepas porsi kepemilikan saham kepada angel investor atau modal ventura.

07
Modul 05

Kalkulator BEP & ROI Interaktif

Ujilah pemahaman finansial Anda dengan memasukkan skenario biaya di bawah ini:

Kontribusi Margin per Unit: Rp 20.000
Titik Impas (BEP): 250 Unit
\n